(fanfic) You and Him part 2

yang belum baca part 1 ini link nyaa –>

part 1

YOU AND HIM Part 2

Author: Han Yoorim

Cast:

-Choi Sooyoung

-Cho Kyuhyun

-Im Yoona

-Choi Minho

-Seo Joo Hyun

Length: ber-part

Genre: sadness, and other I don’t know

Happy reading~ ^^ semoga suka😀

 

 

Sebuah mobil sedan berhenti tepat di pinggir sungai Han, kemudian pengendara mobil itu keluar,

“Sooyoung noona, apa yang kau lakukan?”

Gadis yang di panggil menengok, sekilas dia menghapus air matanya. Sooyoung dapat melihat laki laki tinggi di hadapannya berbicara dengannya dengan payung biru tua di genggam di tangan kananya.

“noona~ gwenchana?” tanyanya lagi dengan nada khawatir, “tubuhmu sudah di guyur hujan lama sekali pasti. Kamu masih memakai seragam sekolah, noona. Ada apa ?”

Sooyoung menggeleng pelan, tiba tiba air matanya turun lagi menggenangi pipinya. Minho sadar gadis di hadapannya menangis, dia memutuskan untuk memeluknya. Memberikan kehangatan terhadap gadis yang menggigil kedinginan. Sekejap Sooyoung sudah berada dalam pelukan Minho, dia merasakan kehangatan yang tidak pernah dia dapatkan sebelumnya. Tanpa sadar Sooyoung membalas pelukan Minho. Minho membiarkan bajunya ikut basah karena memeluk Sooyoung yang basah akibat kehujanan. Baginya, tak masalah bila dia harus berkorban sekalipun, asalkan Sooyoung mendapatkan apa yang seharusnya, itu sudah sangat cukup.

Bulan January telah berakhir, sekarang memasuki bulan February, Sooyoung merasa tubuhnya capek, musim dingin masih belum berakhir. Dan lagi bulan ini adalah bulan yang tidak di harapkannya untuk datang, dengan beberapa alasan. Sooyoung mengingat kejadian tadi malam, dan dia masih ingat jelas apa yang terjadi, setelah dongsaeng nya Minho memeluknya lama sekali, dia di antarkan sampai rumah dan Minho juga yang membela Sooyoung saat eomma Sooyoung menuduh Sooyoung dan memarahi Sooyoung. Sekilas Sooyoung tersenyum mengingat hal itu, tapi di hancurkan oleh batinnya,

‘ya! Sooyoung apa yang kau pikirkan? Kau harus mengingat kalau Yoona juga menyukainya. Aish!’ Sooyoung berbicara pada batinnya sendiri dan menghapus khayalannya tentang betapa baiknya Minho.

Sooyoung segera bergegas berangkat ke sekolah saat eomma nya memarahi nya agar tidak telat.

******

Ada pemandangan lain baginya hari ini, tidak ada yang sibuk bermain di tengah lapangan dan berteriak mengajakknya main basket. Ya, cuaca saat ini memang sangat dingin. Dan tak akan ada yang tahan bila harus berolahraga di hari sedingin ini.

“annyeong Sooyoungie” sapa seorang gadis di sebelah Sooyoung.

“ah ne, annyeong eonni,” sapa Sooyoung seraya tersenyum saat mendapati di sebelahnya adalah kakak kelasnya yang sangat popular karena suaranya yang sangat indah, Kim Taeyeon. Sooyoung adalah sosok yang sangat menginginkan suara gadis yang cantik juga itu.

“ku dengar kau putus ya dengan Kyuhyun? Waeyo dongsaeng?”

Aih! Sooyoung bergidik dalam hati ‘kenapa mesti pertanyaan itu yang di lontarkan? Apa itu hal yang penting untuk di tanya pagi pagi begini hah? Lagipula siapa sih yang menyebar berita itu,’ pikirnya.

“soo? Kenapa melamun?” Tanya Taeyeon lagi dan menyadarkan Sooyoung dari pikirannya itu.

“ah ne, aku sudah putus dengannya. Tak apa eonni. Mungkin oppa bosan denganku,” jawab Sooyoung sekenanya.

Sekilas wajah Taeyeon berubah menjadi khawatir, “gwenchanayo? Kyuhyun memang seperti itu, lupakan saja, arasseo?”

Sooyoung mengangguk menyiyakan, dia tersenyum miris dan meninggalkan Taeyeon saat sudah berada di depan kelasnya.

*******

Pelajaran hari ini telah usai, Sooyoung merasa hari ini telah di jauhi oleh Yoona,

“Yoong!” panggil Sooyoung, “kenapa hari ini kamu lesu? Ah~ coba ceritakan kejadian saat kau pulang bersama Minho? pasti menyenangkan”

Yoona menyerjit tajam ke arah Sooyoung, dia hanya menatap dengan tatapan seperti itu dan kemudian pergi. Sooyoung hanya seperti angin yang berlalu begitu saja. Yoona berlalu begitu cepat, hingga Sooyoung tak dapat mencegah Yoona untuk menjelaskan apa yang terjadi.

Sooyoung berjalan menyusuri jalanan koridor yang sejak tadi sudah sepi, ‘haish.. kenapa masalahku makin banyak?’ batinnya. Dia duduk di depan Labotarium Biologi, memandang bingung ke arah lapangan sepak bola yang tepat ada di hadapannya. Memikirkan kejadian Seohyun dengan Kyuhyun saja membuatnya bingung, di tambah Yoona yang marah kepadanya entah karena alasan apa. Sooyoung memejamkan matanya saat itu, berharap saat dia membuka matanya, semua masalah akan hilang begitu saja, dan kembali pada yang dulu.

“noona? Belum pulang?”

Suara seseorang menyadarkan Sooyoung untuk membuka matanya yang terlalu lelah untuk di buka, dan gadis itu kenal sekali dengan suara berat si pemanggil. Sooyoung membuka mata dan berdiri menghadap laki laki yang memanggilnya. Sooyoung mengerti, kata hatinya belum siap untuk menemui Minho, yang telah memeluknya kemarin malam.

“noona,” Minho menarik lengan Sooyoung saat Sooyoung hendak pergi, cengkramannya begitu kuat.

“hhhhh Minho, lepaskan aku mau pulang,”

Minho melepas cengkramannya, membiarkan gadis itu berlalu hingga menghilang di balik dinginnya kabut. Dia tetap memandang punggung Sooyoung hingga dia tak terlihat lagi.

******

Satu hari telah terlewati, dan Yoona masih saja tidak ingin berbicara dengan Sooyoung. Hari ini, tanggal 3 February, Sooyoung memutuskan untuk bertanya pada Yoona dengan cara paksa sepulang sekolah, dia tidak ingin bertengkar dengan temannya tanpa alasan yang jelas.

“yoona, kau harus berbicara denganku. Kau kenapa?” Sooyoung melontarkan pertanyaan dengan suara yang lembut.

Yoona menerawang pandangan ke arah depan di mana gadis itu berada, menatap lekat lekat mata besar Sooyoung. Matanya sendiri sudah berkaca-kaca.

“Yoona, gwenchanayo? Uljima~”

Yoona sekilas menatap sekeliling, lapangan sekolah yang sudah sepi, angin musim dingin yang menerpa wajah halusnya, dan salju yang mulai turun perlahan.

PLAK

Tangan Yoona mendarat kasar di wajah Sooyoung. Sooyoung membelalakan matanya kaget. Tapi Yoona menangis di hadapannya.

Sooyoung mulai marah dan menatap Yoona dengan sangat kesal, “wae? Waeyo Yoona? Kenapa menamparku? Kenapa menangis? Bukankah harusnya aku yang menangis? Aku telah di jauhi olehmu tanpa tau alasannya dan kini kau menamparku? Benarkan? Bukankah harusnya aku yang menangis hah??!!” ulangnya.

Yoona menatap sendu gadis di hadapannya, “kau? Kau katamu? Kenapa mesti aku yang menangis? Tak sadarkah kamu?” kini Yoona menunduk dan kembali meneteskan air mata, “Minho…. Minho…. dia menolakku,” ucapnya lirih.

Sooyoung dapat melihat gadis di hadapannya bergetar hebat, dia ingin memeluknya, tapi anggota tubuhnya berhenti seolah tak dapat bergerak lagi. Dan Sooyoung tidak mengerti apa yang terjadi saat ini. Kenapa? Kenapa menolak Yoona yang dia suka juga? dan apa hubungannya denganku? Kenapa menjauhiku? beribu ribu pertanyaan terlontar di pikiran Sooyoung kali ini, tapi dia tak dapat bertanya langsung kepada Yoona.

“karena Minho menyukai orang lain,” Yoona berkata, dan seolah dia dapat membaca pikiran Sooyoung. “kau tau siapa yang Minho sukai?” Yoona menoleh ke arah Sooyoung, dia tersenyum. Senyum yang sangat menyedihkan. “sebelumnya, aku ga akan pernah percaya lagi perkataan semua orang. Meraka bilang, Minho suka aku? nyatanya?” Yoona menunjuk ke arah Sooyoung, “kau! Dia suka padamu, Sooyoungie-ah”

Salju masih turun perlahan, dua gadis tampak beku di lapangan itu, angin menerpa tubuh mereka yang hanya memakai seragam. Suasana sangat hening. Tak ada tangis, tawa, maupun canda. Yang satu menatap dengan tatapan kosong, yang satu masih membelalakkan matanya. Seolah sore itu menjadi hari yang sangat sunyi.

*******

Sooyoung duduk di kursi taman. Memandang pemandangan indah di hadapannya. Pikirannya hari ini sudah sangat lelah. Selalu di tempat itu, setelah Kyuhyun memutuskan hubungannya, di sanalah tempat Sooyoung menangis, dan tertawa. Taman itu adalah tempat pertama kali dia dan Kyuhyun berkencan, Sooyoung selalu berharap Kyuhyun datang lagi ke tempatnya berada sekarang.

Sooyoung memakai dress kuning selutut, di tambah syal yang di lilit di lehernya untuk menghangatkan sekujur tubuhnya yang kedinginan di hembus angin malam musim dingin. Tangannya memegang sebuah bingkisan kado berwarna biru dengan pita merah yang telah di bungkus sangat rapi. Dia masih memandang pemandangan di hadapannya. Dan berharap saat dia menoleh, Kyuhyun berada di sampingnya dan menyambar kado yang ada di genggamannya. Tapi kenyataan tetaplah kenyataan. Nyatanya, tak ada seorang pun di sampingnya yang menemaninya.

“saengil chukae oppa!!!!”

Sooyoung tersontak kaget di antara kabut yang tebal, dia dapat melihat dua sosok yang datang ke arah tempatnya duduk, yang sepertinya tidak menyadari ada nya Sooyoung.

“eh? Sooyoung-eonni?”

Sooyoung menoleh, segera dia menyembunyikan kado yang ada di genggamannya iyu hingga di balik badannya.

“ya! Kau kenapa ada di sini?” Kyuhyun berkata dengan kasar.

Sooyoung menunduk, dia tidak dapat menunjukkan ekspresinya saat ini. Perasaan nya sungguh sangat campur aduk.

“eonni, kado itu untuk Kyuhyun oppa?”

Eh? Sooyoung kaget mendengarnya. Sesuatu yang telah di tutupi akhirnya ketauan. Dia berdiri menghadap sosok mereka berdua, dan kini tak lagi menyembunyikan kado yang ada di belakang tubuhnya sebelumnya. Dia dapat melihat Kyuhyun melihatnya dengan tampang yang tak dapat di artikan.

“ne. saengil chukae hamnida, Cho Kyuhyun,” sooyoung menyodorkan kado nya tepat di wajah Kyuhyun. Sebenarnya Sooyoung ingin menutup wajah itu agar tak terlihat. Dia tak ingin memandangnya, dia tidak akan tahan untuk tidak bisa menangis kalau melihat wajah itu. Wajah laki laki yang masih dia sayangi.

“ne, gomawo,” Kyuhyun mengambilnya dengan paksa “Seohyun, kita cari tempat lain saja,” lalu mereka bergegas pergi. Tapi Sooyoung menarik tangan Kyuhyun,

“oppa? Hanya ‘gomawo’ kah? Aku menunggumu disini sampai badanku menggigil! Kau memang tidak tahu perasaanku! Sakit. Hatiku sakit oppa.” Air mata turun di pipi gadis itu. Hatinya lelah, mengejar cinta yang dia inginkan. Hatinya sakit, melihat orang yang di sayangi bersama orang lain. Dan lagi kini dia telah kehilangan sahabat, di hari yang sama. Hari yang dia benci.

Sooyoung masih menangis dan menunduk. Dia tidak tahu bagaimana orang di hadapannya memandangnya.

Setelah lama hening, akhirnya Kyuhyun angkat bicara,

“bukankah aku sudah bilang? Hubungan kita telah berakhir! Dan urusanmu tak ada sangkut pautnya lagi denganku. Dan kalau aku tidak peduli lagi denganmu, memang sudah sewajarnya kan? Aku sudah ada Seohyun!”

Dunia seakan berhenti seketika, perasaan sakit meluap dalam hati Sooyoung. Kalimat itu, kalimat yang seumur hidupnya tak ingin di dengarnya. Badannya kaku, dan dia bergetar hebat. Saat Kyuhyun dan Seohyun hendak pergi lagi, Sooyoung kembali menarik tangan Kyuhyun. Kali ini dia mendekat dan memeluknya. Memeluk badan Kyuhyun dan menangis dalam pelukannya.

Sooyoung dapat merasakan badan Kyuhyun menegang. Tapi dia tidak peduli, dia ingin memeluknya, sangat ingin.

“ya! Sooyoung eonni!!!!!! BUKANKAH KYUHYUN OPPA SUDAH BILANG DIA SUDAH PUNYA AKU?!!!! JANGAN REBUT DIA DARI AKU!!!” Seohyun berteriak sambil menangis, yang membuat Kyuhyun dan Sooyoung tersentak kaget.

Sebelum mereka di sadarkan oleh teriakan Seohyun, Sooyoung dapat merasakan pelukan Kyuhyun yang berubah menjadi lembut dan seolah menerimanya dalam pelukan itu. Tapi kenyataan itu di hancurkan oleh teriakan Seohyun. Dengan segera Sooyoung melepaskan pelukan itu. Sooyoung menoleh ke arah Seohyun, masih dengan matanya yang sembab,

“mianhae. Kau benar seohyun, Kyuhyun punya-mu. Tapi Kyuhyun oppa salah, kau bukannya ‘sudah tak peduli lagi denganku’ tapi memang TAK PERNAH peduli denganku, mau dulu ataupun sekarang. Dan yang terakhir, aku harap pelukan tadi adalah pertama dan terakhir kita oppa. Dan tak akan lagi selamanya.”

Mereka pergi. Seolah tidak memperdulikan perkataan Sooyoung. Tapi mereka dapat mendengar jelas. Mereka pergi dengan Seohyun di pelukan Kyuhyun. Hanya satu yang di rasakan Sooyoung saat itu, bukannya sakit lagi, tapi hampa. Ya, hampa. Seolah dia tak akan pernah lagi merasakan yang namanya cinta.

TBC


Hwaaaaaaaaaaa maap kalo ga jelas >< untuk kemajuan author, plis komen yaaa ^^ aku bakal post lebih cepet kalo banyak yang liat + komen.

Kamsahamnida~ ^^

About Han

My world and days. People beside me. Precious family. You. That's I loved. JYH's ♥

Posted on December 21, 2010, in fanfic and tagged , , , , , . Bookmark the permalink. 17 Comments.

  1. wuaaa.. sedih T.T
    kyuhyun kasar banget.. dan seobaby di sini juga nyebelin *pengen aku getok*
    minho suka sama sooyoung? udah.. sooyoung terima minho aja, lupain aja tu si kyuhyun

    good job! lanjut thor!!

    ohya, mian sebelumnya belum memperkenalkan diri
    aku summer.. aku fans sooyoung sama kyuhyun.. kalo sempat mampir ke blogku ya, hehe

  2. Hwaaa summer, kamu yg komen pertama kali di blog ku makasi yaa😀
    seobaby emang begitu xD hehe. Ntar aku lanjutin deh, tunggu aja yaa ^^
    aku yoorim salam kenal~😀
    aku sering mampir ke blog mu, n aku lg nungguin late night worry berlanjut xD saking serunya aku simpen ffmu itu di hpku hehe😀
    tp maaf sebelumnya, aku belum pernah komen di blog mu, nanti aku sering sering komen deh😀

    • maaf aku lg g log in di WP, tapi ini summer beneran loh, hehe

      wah, sampe disimpen di hp? aku jadi terharu >.<

      aku nunggu lanjutan ff ini ya… update soon😀

  3. kyu jahat bgt sama sooyoung..
    lanjutkan author..

    ceritanya menguras emosi*berlebihan
    aq jadi ikut merasakan kesedihan sooyoung onnie..

  4. Iya yaa hehe ^^
    oke, tunggu lanjutannya yaaa. Gomawo udah mau komen😀
    oiya, mampir juga ke blog adeku allkpopff.wordpress.com
    makasi ^^
    kamu punya blog?

  5. sebel aq sm seohyun…
    pnsarn nch sm crta.a…
    hee,, lnjut dch……dtgu lho..😀

  6. @summer: aku percaya kok kamu summer😀
    aku juga balesnya di hp nih hehe
    iya dong di simpen di hp ><
    oke, tapi kamu janji lanjutin late night worry nya yaa😉 hehe

    @seo_young: haha seo emang begitu disini ^^
    tunggu ya😀 gomawo~

  7. suka. hehe
    ada menong?
    uoo… menong suka ama sooyoung? udah jadian aja. kyu jahat sih, biarin dia sakit hati tar-nya. waktu tau, soo eonni udah berpaling. wkwk

    ayo dilanjutkan,
    ah sebelumnya.
    perkenalan,
    annyeong. new reader ^^

  8. Annyeong ^^~

    Kyuhyun !!! T__T jahat bgt
    Seo Nyebelin sumpah -_-‘

    Nice FF😀

  9. SEOHYUN!!!!!!!!!!!!!!!!! KYUHYUN !!!!!!!!!!!!!!!! jahat baget sich ama sooyoung onnie kyuhyun emang gak punya perasaan orang kyuhyun gw benci loe forever sooyoung onnie sabar yach !!!!!!!!! facting !!!!!!!!! soo onnie😀 aku selalu mendukung mu

  10. huwaaa….. kyuppa jhat……
    kn ksian soo eonnie…….

  11. (╥﹏╥) mau nangis, eh? Tbc, gak jadi deh, masuk lagi air matanya, malah jadi kesel..
    Daebak chingu

  1. Pingback: (fanfic) You and Him part 3 « allkpopfanfic

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: