(fanfic) My Fault Part 2

annyeong! kali ini aku ngepost lanjutan My fault yang lalu. mianhae kalau telat karena ini semua salah modemku yang baal -_-

buat fanfic fanfic lainnya akan di post menyusul sesuka aku ya kekekek *evil laugh*

aku rada kesel lagi sama Silent reader di fanfic ini banyak banget, jadi aku mohon please komen sekali aka kek!!!!! *author emosi* kalau engga pokoknya hidupnya ga tenang (?)

okeh langsung aja ini fanficnya maaf kalau jelek ya. untuk pengumuman pemenang kuis masih belum bisa di umumkan jadi ikuti terus fanfic ini aja ampe abis kalau berkenan ^^ kalau ga berkenan yaaaa hidupnya ga tenang wkwkwk

oke maafkan author lagi stress karena Silent reader -_-

 

Author: Rim

Cast:

–          Kwon Jiyong

–          Lee Chaerin

–          Choi Seunghyun

–          Gong Minji

–          Sandara Park

–          And other cast in next part

Length: Series

Genre: Romance, Sadness, etc

A/N: I’m sorry if this part not like part 1. But I hope you’ll enjoy with this part. Please write a comment if you already read. Don’t bashing!!!

“kau bermaksud kabur ya Chaerin?”

“kapan?” jawab Chaerin cuek ketika telah berada di ruang musik berdua hanya dengan jiyong. Ya, berdua. Berdua di ruang yang sangat sepi dan cukup besar. Berdua dengan laki laki yang terkenal bad dan sangat playboy.

Harus ku akui hanya dengan Jiyong oppa aku tak mampu menjadi apa yang aku mau. Menjadi aku yang seakan tak peduli dengan apapun. Tapi kenyataanya, kalau bersama orang ini aku bisa gila karena gugup!

“tadi, saat kau menabrak Seunghyun?” tanya Jiyong.

Chaerin diam tak berkutik saat ketahuan dengan jelas bahwa dia akan kabur tadi.

Jiyong memperhatikan tingkah Chaerin yang mendadak diam dan berubah dari sikapnya yang tadi, dan semburat senyum melekat di bibirnya, “baiklah Chaerin, lupakan saja soal yang itu. aku tidak marah.”

Chaerin tersenyum senang mendengarnya, “jadi, untuk apa kau memintaku ke sini?”

“untuk apa?”

“ne.”

“kita kan sekarang sepasang kekasih, Chaerin..”

“lalu?” tanya Chaerin tak mengerti jalan pikiran Jiyong.

Jiyong menggamit lengan Chaerin dan tersenyum sangat manis ke arah gadis itu, “kita akan pulang bersama”

DEG. Dan ketika aku merasakan apa yang orang orang rasakan terhadap laki laki ini, aku mulai mengerti, kenapa Jiyong oppa yang buruk ini terlihat sangat menyenangkan. Yang dapat membuat semua orang terpesona kepadanya..

******

Lantunan sebuah lagu dance terputar dan menggema dalam sebuah ruangan dance tersebut. Seorang gadis berambut pendek sedang menari mengikuti irama lantunan lagu yang terputar. Gerakan kaki yang seirama, membuat seorang yang melihat gadis itu menari akan terpukau seketika saat itu juga. hanya saja sebuah pikiran yang terlintas begitu saja merusak konsentrasinya saat sedang asyik menari. Dan dengan segera mematikan tape yang memutarkan alunan lagunya.

“aish konsentrasiku buyar karena Chaerin!” gerutunya.

Minzy mengambil sepotong handuk basah dan membasuh wajahnya yang penuh keringat itu dengan handuk tersebut.

“hari ini latihannya cukup! Sudah hampir malam, amma akan mencemaskanku!”

Walau hanya berbicara sendiri, Minzy akan senang dan merasa bebannya akan keluar meski tak ada yang dengar. Ya, itu salah satu kebiasan nya yang sudah tidak dapat di ubah.

Minzy membereskan peralatan peralatan dance yang tadi di gunakannya, memasukkannya kembali ke dalam sebuah tas hijau sekolah yang masih penuh dengan buku buku pelajaran hari ini. Lalu setelah tersusun rapi di dalam tas, dia memakaikannya di punggungnya dan siap keluar ruang dance yang masih termasuk dalam kawasan sekolahnya.

Minzy menyusuri koridor di lantai 2 dengan sangat lesu, pandangannya sudah sangat kabur karena terlalu larut dalam latihan dance. Tapi matanya menangkap sesuatu yang tidak biasanya. Lalu mematung saat itu juga dan terhenyak larut dalam pikirannya.

Apa yang di lihatnya adalah sesuatu yang mungkin biasa terjadi, tapi bagaimana bisa ini terjadi ketika seorang sahabatnya sudah menjadi kekasih seorang yang melakukan tindakan liar di hadapan mata Minzy? Yah walaupun Jiyong tidak sadar saat ini Minzy sedang memergokinya, tapi gadis yang sedang menikmati kecupan manis dan panas dari Jiyong menyadarinya dan segera melepaskan ciumannya.

“Dara, kenapa kau melepaskan ciumanku?” tanya Jiyong yang bingung akan tindakan gadis di hadapannya.

Minzy yang menyadari bahwa gadis bernama Dara itu melihatnya sedang memergoki mereka, langsung lari keluar sekolah dan segera pergi menjauh.

Dara yang tadi mengalihkan penglihatannya ke arah Minzy yang sedang mengintipnya kini menatap Jiyong, “seseorang melihat kita..”

“tenang, Baby.. Calm down..” ujar Jiyong sambil mengelus halus rambut Dara.

Dara hanya tersenyum manis, tapi pikirannya melayang ke arah lain. berbagai pikiran merasuki, dia takut sesuatu yang bahaya akan terjadi setelah ini..

“ARRGHHH!!!!!!!!!!! Cowo brengsek~!!!”

Minzy menendang kaleng kaleng yang ada di jalanan secara sembarangan. Apa yang di lihatnya tadi adalah beban yang sedang di pikirkannya saat ini. Bagaimana bisa? Bagaimana bisa Jiyong sejahat itu kepada seorang Chaerin? Apa yang akan Chaerin lakukan kalau mengetahui hal ini?

Minzy tau Chaerin bukanlah orang yang akan langsung percaya dengan perkataan orang lain sekalipun itu Minzy sahabatnya dari kecil. Dan Minzy tau Chaerin bukanlah orang yang akan menunjukkan rasa sakitnya ketika dia melihat Jiyong yang sesungguhnya yang telah menyakiti perasaannya..

Walaupun Minzy tidak melihat sama sekali bahwa Chaerin memiliki perasaan terhadap Jiyong, tapi entah kenapa Minzy merasa Chaerin adalah salah satu orang yang memperhatikan Jiyong, selain gadis gadis fanatik Jiyong.

Kalau di pikir-pikir, Minzy tau betul siapa gadis tadi yang bercumbu mesra dengan Jiyong di koridor sekolah. Sandara Park. Senior yang terkenal sangat pintar, cantik, dan juga populer. Dan satu lagi… dia adalah mantan Kwon Jiyong.

Minzy menerawang langit langit dengan lekat. Berfikir banyak hal saat itu, dan ketika itu juga, dia berlari menuju rumahnya menyadari akan turunnya hujan.

*******

Pagi itu Chaerin duduk di kursinya dengan tampang yang sangat masam. Seharian penuh dia tidak tidur dengan bodohnya karena memikirkan Jiyong. Ya, Kwon Jiyong. Dia memikirkan apa yang terjadi kemarin saat pulang sekolah.

“Chaerin!” Minzy yang baru datang mengetuk kepala Chaerin pelan.

“ne?”

Minzy mengambil posisi duduk di hadapan Chaerin. Lalu memandang Chaerin dengan sedih. Sebenarnya, Minzy masih sangat bingung untuk menceritakannya atau tidak tentang hal yang kemarin dia lihat. Tapi, demi kebaikan Chaerin, Minzy memutuskan untuk memberitahukannya.

“Chaerin kau senang pulang bersama Jiyong oppa?” tanya Minzy basa basi.

Chaerin yang tadinya menyandarkan kepalanya lemas di atas meja kini memandang Minzy lekat, “apa yang kau bilang?”

Apa yang akan Minji katakan? Apa maksudnya menanyakan hal basa basi itu?

“oke, aku bertanya langsung pada inti, karena aku tau kau sangat tidak suka dengan basa basi! Apa kau menyukai Jiyong oppa?”

Aish.. kenapa harus pertanyaan seperti ini Minji-ah!!

“belum. Aku belum menyukainya.” Jawab Chaerin tanpa memandang Minzy.

Minzy mengeluarkan nafas lega, tapi tiba tiba gadis itu tersadar akan perkataan Chaerin barusan, “be-lum? Kau bilang be-lum? Jadi kau akan menyukainya?” Minzy menunjukkan ekspresi paniknya.

Chaerin terkekeh pelan.

Bodoh! Tentu saja mungkin aku akan menyukai Jiyong oppa. Melihat perlakuannya kemarin membuatku berfikir suatu saat aku menyukainya.. ku pikir laki laki itu benar menyukaiku. Dia sangat perhatian dan baik terhadapku. Dan kalau Jiyong oppa menyukaiku, salah kan kalau aku menyiakannya?

Minzy mengenggam tangan Chaerin, “Chaerin! Kau harus memutuskan hubunganmu dengan laki laki bodoh itu!!”

Chaerin melepaskan tangan Minzy kasar.

Gadis ini hanya ingin aku benar benar keluar dari masalah yang selalu menimpaku. Aku tau maksudnya adalah baik, aku tau kalau Minji ingin aku terbebas dari para senior yang sering mem-bully ku. tapi aku tidak bisa tidak melakukan apa yang aku inginkan.

“aku bisa mengurus semuanya sendiri Minji. Aku pastikan aku akan baik baik saja. Seperti biasanya. Aku ini CL”

Chaerin keluar kelas meninggalkan Minzy sendiri yang sedang menahan kesalnya dalam hati. “ya! The baddest female yang menyebalkan!!!”

*******

Chaerin keluar dari kelasnya dan menyusuri koridor yang sangat ramai. Sama seperti hari kemarin, semua orang memperhatikannya yang berjalan dengan khasnya sang baddest female. Tak ada rasa takut dari seorang Chaerin walaupun dia tau semua mata memandangnya tak senang bahkan benci terhadapnya.

Dari arah lain, seorang laki laki tinggi dan tampan jalan ke arah di mana Chaerin berada. Hingga semakin dekat.. dekat… dan dekat..

“CL, aku ingin mengatakan sesuatu padamu.”

Seunghyun oppa? Laki laki ini menghampiriku? Untuk apa? Sudah lama sekali aku tidak melihatnya berbicara. Berbicara denganku bahkan berbicara dengan orang orang selain satu orang yaitu Jiyong.

“apa itu oppa?”

Ketika Chaerin menyebut seunghyun dengan sebutan ‘oppa’ semua orang yang sedang beraktifitas di koridor itu langsung menghentikan aktifitasnya dan menatap Chaerin.

Sebenarnya, tidak ada satupun yang di bolehkan oleh Seunghyun untuk memanggilnya dengan sebutan ‘oppa’ dan kalaupun ingin sopan, harus memanggilnya ‘sunbae’ bukan ‘oppa’. Tapi saat ini gadis itu memanggil Seungyun dengan sebutan ‘oppa’.

Seunghyun menutup bibirnya dengan tangannya. Tak bisa di sembunyikan bahwa dia senang mendengar Chaerin memanggilnya dengan embel embel itu.

Laki laki itu tersenyum. Yang bahkan mungkin tidak pernah di lihat anak satu sekolah selain saat ini, “kau bisa menemui ku di kafe dekat stasiun?” tanya Seunghyun.

Aku tau semua orang memperhatikanku dan menatapku dengan pandangan iri mereka yang menjijikkan. Aku dan Seunghyun oppa memang pernah dekat sekali. Tapi sebelum kejadian yang membuat masing masing dari aku dan dia berubah.

Chaerin mengangguk setuju dan menunjukkan senyum termanisnya. Seunghyun lagi lagi ikut tersenyum melihatnya. Kemudian setelah itu pergi meninggalkan Chaerin dengan satu senyuman manis lagi dari bibirnya.

Berbagai cemoohan keluar dari bibir siswa yang berada di koridor temapat Chaerin dan Seunghyun melakukan percakapan barusan,

“apa hubungan mereka? Kenapa terlihat sangat dekat?”

“hei, bukankah CL terlalu beruntung?”

“kau lihat Seunghyun oppa tadi tersenyum pada CL? OMO, aku menginginkan Seunghyun oppa tersenyum untukku, bukan untukknya!!!”

Dan berbagai ocehan lainnya. Chaerin yang mendengar bisik bisik itu hanya tenang dan mengabaikan hal hal negative yang di dengarnya. Dia menatap hadapannya dengan tersenyum senang. Permainannya akan tiba sebentar lagi.. kesenangan yang di inginkan seorang one and only baddest female.

TBC

 

 

please leave your comment if already read. appreciate Author!!!!!!

About Han

My world and days. People beside me. Precious family. You. That's I loved. JYH's ♥

Posted on April 12, 2011, in fanfic and tagged , , , , , , , , . Bookmark the permalink. 7 Comments.

  1. asik onnie bener kuisnya hahahaha
    Dara onnie >.<
    Seunghyun oppa juga kan suka tuh kayanya sama Chaerin, bener lagi *iya ya? apa mirip doang?* wahahahahahahahaha

    Jiyong oppa jahat ah masa selingkuh -__-
    AAAAAAA onnie jadi penasaran sama part berikutnya, lanjut ya🙂

    FF yang lain juga onnie tunggu lanjutannya🙂

    *eh iya sama onnie suka kesel juga sama SR, kadang keterlaluan u,u*

    • iya unnie bener😀 kekekek ^^
      ah masa iyaa? liat part selanjutnya aja unnie😀

      iya tuh Jiyong oppa jahat minta di cium –” *loh?
      iya unnie tunggu aja ya paart selanjutnya🙂
      iyaaa😀

      *emang unn aku bete sama SR huhu*

  2. TT__TT
    agak kesel dgn perbuatan Jiyong oppa
    *dipihak CL*
    aq pgn tau apa akibatnya klo Jiyong berbuat demikian dg sang Baddest Female tu, hufff n setuju bgt ma Minzy, M.I.N.KIWA seorang teman sejati,❤ it ^.^

    ditunggu lanjutannya ya chingu ^.^
    n jgn lama donk chingu
    bikin reader ga isa tenang ni kekeke
    annyeong ~

    • aku juga hahah Jiyong oppa parah nih di sini :O
      aku juga di pihak CL kekeke
      makanya liat kelanjutannya di part berikutnya ya ^^
      iya Minzy emang teman sejati🙂

      hehe okelah😀
      annyeong ^^

  3. asik2..keren2…

    tapi unnie..kissue nya disensor..unnie tau aku kelas brp kan…

  4. gyaaaa unnieeeee….!
    Siapa yang salah?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: