(fanfic) Wrong

annyeong para reader yang sekarang lagi pada ngumpet :* keke hari ini aku mau ngepost fanfic lagi yah tapi kayanya yang ini ancur deh –” mianhae yaaa.

aku mau coba buat couple ini walau akhirnya ya mereka ga bersama (?) jadi kalo ada yang minta buatin ff couple ini lagi aku mau ko yang tentunya ga ngecewain ^^

setidaknya, walau ngecewain, kalian boleh komen dengan bilang kecewa ko ^^ yang ga mau komen tak apa~

happy reading!!!

Wrong

Cast:

– Kwon Jiyong (G-Dragon)

– Sandara Park

Genre: ?

Lenght: Oneshoot

rate: PG

——————————-

“kau hebat unnie! Chemistry mu benar benar dapat saat bersama Jiyong oppa!”

Yang di maksudkan hanya tersenyum tak jelas. Tentu dia sangat senang ketika suatu pekerjaannya berakhir sempurna dan mendapat pujian-pujian dari teman satu grup nya. Dan tanpa dapat berkata apapun, Dara hanya diam.

“kalau orang awam yang tak tau, pasti mengiranya kalian pacaran, benar tidak?” kata Bom sambil menggoda Dara. Yang di bantu anggukan oleh member 2ne1 lainnya, Minzy dan Chaerin.

Dara hanya tersenyum kecil, “itu termasuk pekerjannku, kalau seperti ini berarti tandanya aku berhasil menciptakan chemistry yang baik,”

Minzy mengangguk mengiyakan, “dan Daragon shipper akan terus bertambah,” dia terkekeh sebentar, “mengalahkan Skydragon dan G-Bom” lanjutnya.

Dara diam sejenak mendengar lanjutan perkataan Minzy. Namun kemudian tersenyum, yang lebih terlihat di paksa, “semua itu bagian dari pekerjaan bukan? Tak boleh ada yang lebih apalagi sampai berhubungan dengan member Big Bang atau YG Family yang lain. nanti Yang Appa bisa marah,”

Sebenarnya perkataan gadis itu bukanlah apa yang ingin di katakannya. Karena mengatakan itu semua, sama saja menjerumuskan dirinya sendiri kepada rasa sakit yang mendalam. Tentu saja itu semua ada alasannya. Ya, karena seperti apa yang Dara bilang tadi –memiliki perasaan terhadap member Big Bang- Dara merasakan itu.

Bukan keinginan seseorang tentu saja untuk menyukai orang yang salah, hanya saja kebersamaan yang di laluinya bersama dengan laki laki itu, menimbulkan sebuah perasaan yang berbeda dari biasanya. Membuat jantungnya berdetak lebih cepat dan darah yang berdesir hebat.

Semua orang mengetahuinya –Kwon Jiyong, adalah leader dari boybang Big Band, laki laki yang penuh talenta, di kagumi banyak gadis dan terkenal ng.. kurang baik.

Siapa yang tak sedih jika melihat kenyataan Dara menyukai laki laki seperti itu?

Chaerin menggerakkan lengannya di depan wajah Dara yang membuat gadis itu tersentak kaget dan menghilangkan pikiran macam-macamnya itu, “mwo?” tanyanya gelagapan.

Bom menghela nafas panjang sesaat sebelum berkata, “kau berkata seperti itu tapi kau tau kita semua memiliki perasaan yang tidak boleh itu,” ujarnya sedih.

“kecuali aku dan Dara unnie,” sambung Chaerin. Dan Bom hanya mengangguk.

Dara mengerti maksud perkataan Bom. Karena dia tau akhir akhir ini Bom dan Minzy merasakan apa yang di rasakannya. Jatuh cinta. Rasa yang tak dapat di pungkiri. Bom jatuh cinta kepada Choi Seunghyun, dan Minzy yah kau taulah siapa, karena siapa lagi selain Kang Daesung yang bisa Minzy sukai?

Mereka semua jujur akan hal itu kepada semua member. Namun hanya Dara saja yang menyembunyikan itu semua. Kenyataan bahwa gadis itu juga menyukai member Big Bang seperti yang lain –kecuali Chaerin. Kenyataan menyukai seorang Kwon Jiyong.

“aku mengerti. Tapi sebisa mungkin kita harus menyembunyikan perasaan itu di depan semuanya kan?” Minzy memulai pembicaraan lagi.

“aku tau tapi itu tak mud-“

Ting Tong

Sebuah bel memaksakan Bom untuk memberhentikan perkataanya. Dan dengan cepat gadis itu hanya mendengus, tak berniat untuk melanjutkan pernyataannya yang terpotong. Salah-salah, seseorang akan mendengar perkataannya.

Mereka hanya diam, tak ada yang berniat untuk membukakan pintu walaupun bel yang berbunyi berkali kali itu terdengar sangat berisik. Bom mencoba mencari aktivitas baru agar bukan dia yang akan membuka pintu tersebut. Sedang Chaerin, langsung masuk ke kamarnya dengan malas. Hanya tersisa Minzy dan Dara. Dan ketika Minzy menunjukkan wajah memelasnya, Dara dengan terpaksa berdiri dan bermaksud membukakan pintu tersebut.

“nugu?” teriaknya. namun tak ada jawaban yang di dengarnya. Hingga pintu terbuka dan menunjukkan wajah seseorang –yang jujur baginya untuk saat ini- tak ingin di temuinya.

“Dara noona!”

Begitu suara itu masuk ke dalam gendang telinga Dara, gadis itu dapat merasakan darahnya yang berdesir kuat. Sampai laki laki itu –kwon Jiyong, menariknya mendekat ke dalam pelukannya.

“sudah lama sekali tak berjumpa,” Jiyong tersenyum, kemudian melepaskan pelukannya, “Hunchae ada?”

Alis Dara bertaut satu sama lain, seolah itu menunjukkan maksud perkataan Jiyong yang tak dia mengerti. Dan tanpa diajukan pertanyaan pun, Jiyong mengerti bahwa Dara tak mengerti maksudnya,

“aku akan mengajak Hunchae jalan-jalan saat ini. Karena Yang Appa memberiku tugas berat untuk mencari sebuah pakaian yang cocok saat konser resmi SBS. Karena aku rasa Hunchae lah yang paling bisa akan hal itu, makanya aku ke sini dan akan mengaj-“

“ya Jiyong! Aku mengerti” sela Dara. Dia menarik nafas panjang kemudian segera menyingkir dari hadapan Jiyong –membiarkan laki laki itu masuk ke dalam dorm nya dan mencari Chaerin sendiri.

Sungguh, mendengar Jiyong yang memanggil Chaerin dengan sebutan ‘Hunchae’ merupakan sebuah rasa sakit yang tak dapat Dara pungkiri. Panggilan itu Jiyong sendiri yang membuatnya. Dengan alasan yah yang membuat Dara memang merasa sakit sesakit-sakitnya. Hun berarti heart warming, dan itu karena saat Jiyong bersama Chaerin, laki laki itu akan merasakan kehangatan dalam hati.

Chaerin memang tak memiliki perasaan khusus terhadap Jiyong, namun kedekatan mereka yang lebih dekat di banding Jiyong dengan member 2ne1 lainnya, membuat Dara geram dan marah. Tapi toh, untuk apa Dara marah kalau tak ada alasan yang jelas?

Dan dalam hitungan detik, Dara sadar lagi lagi gadis itu melamun sendiri, dan akhirnya, tanpa berfikir panjang dia masuk ke dalam dorm nya.

Terlihat Jiyong yang sedang berbincang dengan Bom dan Minzy di ruang tengah. Berbincang dengan sangat akrab dan yah lagi lagi membuat Dara kesal sendiri. Usut tak usut, Dara menjauh dari tempat itu dan dengan cepat masuk ke dalam kamarnya hingga sebuah panggilan memanggilnya dan mengurungkan niatnya untuk masuk ke dalam kamarnya,

“Dara noona!”

“ada apa Jiyong?” tanyanya malas.

“noona, aku mempunyai lagu baru untuk kita duet kembali. Lirik dan kunci lagunya telah aku buat.”

Mata Dara terbelalak, bagaikan sebuah rasa bahagia yang kini menghinggap di hatinya. Dia akan kembali dekat dengan Jiyong! Berlatih bersama lagi dan menghabiskan waktu berdua. Tanpa Dara sadari dia tersenyum dan mengangguk dengan cepat.

Jiyong tersenyum lebar rencananya di terima baik oleh Dara, “kalau begitu noona coba menghapal liriknya saja saat aku mencari pakaian bersama Hunchae,”

Mendengar nama itu kembali, terkadang membuat Dara kesal lagi. Namun, itu semua tak penting lagi untuknya jika sebentar lagi sebuah pendekatan akan di lakukannya. Dan Dara hanya tersenyum mendengar pernyataan yang Jiyong lontarkan.

Sesaat kemudian, Chaerin keluar dari kamarnya yang sepertinya baru saja selesai ganti baju. Dara tak peduli, dia tetap saja menatap laki laki yang di sukainya itu. Dara menatap Jiyong, Jiyong yang kini menatap Chaerin yang baru saja keluar dari kamar itu. dan Dara dapat melihatnya, pandangan Jiyong yang berbeda dari biasanya.

Dara memejamkan matanya berharap apa yang di lihatnya adalah sebuah kesalahan dalam penglihatannya.

“teks lagu itu ada di dorm Big Bang, tepatnya di kamarku noona. Tunggu aku ya,”

Dara kembali membuka matanya, dan dia hanya bisa mengangguk, dan membiarkan Jiyong pergi dengan Chaerin yang berjalan menjauh darinya. Entah mereka mengucapkan kata perpisahan atau tidak, Dara tak peduli. Karena yang di tatapnya saat ini adalah tangan Jiyong yang merengkuh pundak Chaerin hingga berdekatan sekali.

^^

Dara baru saja selesai berganti pakaian. Pakaian yang di gunakannya saat ini adalah long size t-shirt berwarna kuning cerah, jeans hitam, dan tak lupa sneakers kesayangannya. Dara menatap pantulan dirinya yang ada di cermin, lalu menguncir rambutnya dengan bentuk apple hair, dan sebuah senyuman mengembang di wajah cantiknya.

Begitu gadis berapple hair itu keluar, Minzy memandangnya datar ketika sebuah acara drama sedang di tontonnya, “Dara unnie mau ke dorm Big Bang?”

Dara hanya mengangguk, tak begitu mempedulikan pertanyaan Minzy. Karena sekarang tangannya sedang sibuk mencari jam tangan di ruang yang sama dengan ruang Minzy berada. Dan ketika sudah menemukannya, Dara langsung menatap Minzy, “kau mau ikut Minkki? Bertemu Daesung mungkin?”

Pertanyaan Dara di jawab oleh semburat merah di wajah gadis yang di panggil Minkki itu. mendengar Dara memperolok Minzy selalu membuat wajah Minzy memerah, dan itu membuat Dara senang.

Setelah lama berdiam, Bom datang dari dapur, dengan pakaian seadanya dan membawa sebuah jagung yang masih utuh di tangan kanannya. Dara hanya tertawa kecil ketika melihat Bom selalu memakan makanan yang sama tiap harinya –walaupun tak mengurangi makan makanan yang lain.

Dara baru saja akan beranjak kembali ketika Bom memanggilnya, “Darong, mau kemana?”

“ke dorm Big Bang,” bukan Dara yang menjawabnya karena dengan cepat Minzy ikut masuk ke dalam pembicaraan, seolah ingin di anggap dan ingin mendengar tanggapan Bom, apakah dia juga ingin ikut untuk menemui Seunghyun?

Bom mendadak semangat, “ke dorm Big Bang? omo, bisakah aku ikut?”

Dara menggeleng dengan senyum nakal, “sayang sekali di dorm tak ada Seunghyun, Lady spring. Kalau Daesung sih ada,”

Yang di panggil Lady spring –Bom, mendadak lemas sambil terus melahap jagung di tangannya.

Dan beberapa detik kemudian, tanpa salam perpisahan yang keluar dari bibir Dara, gadis itu sudah menghilang pergi membawa mobilnya.

^^

Dara sampai pada dorm Big Bang, dan sebelum memencet bel, gadis itu menunduk dan memperhatikan pakaiannya terlebih dahulu. Setelah merasa sempurna, dia memencet bel yang melekat pada dinding itu.

Satu kali, dua kali, yah bahkan 10 kali Dara memencet bel, ternyata itu adalah hal yang percuma. Bagaimanapun, sang pemilik dorm tak menampakkan batang hidungnya sama sekali. Bahkan manager Big Bang yang biasa di panggil ‘oppa’ oleh Dara –yang juga tinggal bersama para member Big Bang, tak ada yang berinisiatif untuk membukakan pintu itu. Hingga kesabaran Dara sampai pada puncaknya.

“YA!!! LEE SEUNGHYUN!! CHOI SEUNGHYUN!! KANG DAESUNG!!! DONG YOUNGBAE!!!!!”

Dara berteriak sekeras mungkin agar pemilik dorm tersebut sekiranya menampakkan dirinya di hadapan Dara. Lalu beberapa detik kemudian, pintu tersebut terbuka dan menampakkan Seunghyun yang sangat amat berantakan.

“ya Seunghyun!”

“ne?” jawabnya setengah sadar.

Ya, Seunghyun ada di dorm. Dara berbohong kepada Bom mengatakan Seunghyun tak ada di dorm. Karena apa? Karena Dara malas membawa Bom yang tentunya akan merepotkan baginya, makanya dia memutuskan berbohong.

Tanpa berlama-lama Dara langsung menubruk tubuh Seunghyun agar dirinya dapat masuk ke dalam dorm. Dan Seunghyun –yang masih setengah sadar, tetap berdiri di sana tanpa alasan yang jelas.

Begitu melihat isi di ruangan dorm Big Bang, dahi Dara berkerut. Sungguh ruangan itu sangat berantakan dan yah Dara hanya bisa menghela nafasnya panjang.

Gadis berapple hair itu langsung menuju kamar Jiyong –yang sudah lama di ketahuinya, untuk mengambil teks lagu yang Jiyong maksud tadi. Tapi begitu masuk, Dara kembali mengerutkan keningnya menatap Seungri yang ada di kasur sedang tidur dengan pulasnya.

Dengan sedikit paksaan –yang lebih tepat di bilang memaksa, dan dengan ke aegyo an yang Dara miliki, gadis itu berusaha membangunkan Seungri yang sepertinya tak bergeming sama sekali dengan kehadirannya. Hingga akhirnya usaha Dara menghasilkan hasil.

Dia mencari teks lagu tersebut ke setiap pelosok yang ada di kamar Jiyong dan sepertinya kamar Seungri juga. tersenyum lebar ketika Dara menyadari dia ada di dalam kamar laki laki yang sangat di sukainya. Ternyata Dara yang ada di kamar Jiyong dan Seungri sekarang melenceng dari tujuan awal. Tadinya ingin mencari teks lagu saja, kini gadis itu bahkan membuka-buka lemari Jiyong dengan seenaknya.

Sungguh apa yang Dara lakukan sekarang adalah hal jahat yang pernah di lakukannya dan sangat melenceng dari sikapnya seperti biasanya. Ingin menyalahkan diri, tapi bagaimana bisa jika tangan terus bergerak membuka-buka apa saja yang ada? Sampai mata Dara menangkap sebuah tumpukan foto yang membuat senyuman hilang dari bibirnya.

Foto pertama adalah yah kalian pernah dengar mantan Kwon Jiyong yang seorang ballerina? Yang bernama Kim Jina? Yang sangat seksi dan Jiyong cintai? Bahkan lagu ‘this love’ di dedikasikan untuk gadis bernama Jina itu. Hati Dara mulai berdetak lebih kencang kembali, ketika foto foto berikutnya adalah foto yang tak beda jauh dengan foto pertama. Hanya kini foto selanjutnya, sang ballerina tak sendirian. Ada Jiyong, dan bahkan Seunghyun ikut masuk dalam foto tersebut.

Sakit, tentu saja Dara merasakan itu. di tambah lagi foto di lembar terakhir membuat mata kecilnya membelalak. Kini bukan mantan kekasih Kwon Jiyong, bahkan seseorang yang belum sama sekali menjadi kekasih Jiyong. Mata Dara terus panas dan tak tahan untuk mengeluarkan air mata. Gadis berambut blonde sepinggang dengan wajah nya yang sangat khas korea, tentu Dara sangat mengenal siapa gadis yang ada di foto tersebut. Siapa yang tak mengenal teman satu grup nya?

Ya, Lee Chaerin. Chaerin yang ada dalam foto tersebut. Foto yang sudah lama sekali karena rambut Chaerin yang sekarang sudah sebahu. Dan satu fakta yang membuat Dara ingin sekali menitikkan air matanya, karena foto tersebut di ambil secara diam diam. Chaerin yang sedang tertawa lepas.

Gadis itu menghembuskan nafasnya panjang, panjang sekali, dan memejamkan matanya sesaat. Kemudian tanpa di lihat kembali, tumpukan foto yang ada di tangannya di lepaskan dan di letakkan pada tempat semula.

“Seungri, tolong carikan teks lagu Jiyong yang akan duet bersamaku,”

Mengurungkan niat mencari sendiri, Dara meminta bantuan kepada Seungri untuk mencarinya. Dia tau dia salah tadi. Setidaknya, kalau Dara tak menemukan setumpuk foto tadi, mungkin saat bertemu Jiyong semua akan baik baik saja nanti.

^^

Dara berada di studio YGE sendirian. Bahkan Teddy yang biasanya ada di tempat itupun tak ada untuk saat ini. Hanya sesekali para staff datang dan pergi begitu saja. Membuat pikiran Dara yang sudah lelah, kini bertambah bosan.

Sudah berulang kali gadis itu membaca teks lagu yang Jiyong buat, bahkan hingga hafal, sangat hafal. Tapi Jiyong tak kunjung datang. Perkiraannya sangat salah ketika Jiyong dan Chaerin akan kembali cepat. Ini sudah malam, dan sedari tadi perut Dara kosong karena tak niat meninggalkan studio untuk makan walau sebentar.

Dara mencoba menelpon Jiyong, namun niatnya di urungkan karena takut sesuatu yang tak terduga kembali akan membuatnya sedih. Menelpon Chaerin? Itu sama sekali tak ada di pikiran Dara, dia tak niat sama sekali. Hingga Dara memutuskan untuk menelpon Bom –entahlah apa maksudnya.

Dan ketika telpon terangkat, Dara mendapati sesuatu yang benar-benar di luar dugaannya. Chaerin telah pulang. Dan lalu kemana Jiyong?

Pertanyaan Dara terjawab ketika akan menelpon dorm Big Bang, Jiyong datang dari sudut pintu studio. Dengan langkah gontai dan sepertinya laki laki itu mabuk. Dara menopang laki laki tersebut dengan seluruh tenaganya. Menatap Jiyong seperti ini juga adalah kebenciannya karena bagaimanapun Dara menyukainya. Menyukai laki laki yang terlalu nakal dan benar benar bad.

Mereka hanya larut dalam keheningan. Tak ada satu orangpun di antara mereka yang niat untuk berbicara. Dan karena Dara mengerti Jiyong mabuk, gadis itu tak akan menyuruh Jiyong mendengarkan atau mencoba duet dengannya. Sedangkan Jiyong, dia terlalu larut dalam pikirannya yang mungkin sekarang sangat kacau.

“noona, Hunchae…”

Deg, mendengar nama itu lagi. Ingin rasanya Dara berteriak agar Jiyong berhenti memanggil Chaerin dengan sebutan itu, tapi apalah  daya Dara. Dia tak ingin menjadi seseorang yang naïf di hadapan Jiyong.

“aku menyukainya, sangat menyukai Hunchae. Bahkan mungkin mencintainya..”

Sekali lagi, demi apapun, Dara sangatlah sedih. Hatinya sakit sesakit sakitnya. Walaupun dia sudah tau beberapa jam yang lalu tentang ini, tapi mendengarnya langsung mengucapkan hal ini sangat sangat lah sakit.

Sekarang gadis berapple hair itu menangis, dengan membelakangi Jiyong yang masih saja berbicara tentang Chaerin. Sebisa mungkin Dara berusaha untuk tak mendengar perkataanya, namun semua terdengar jelas dalam memorinya.

“tapi hari ini aku sudah di tolaknya..”

FIN

——————————–

kecewa? mianhae *bow* komen aku butuhkan untuk perkembangan, kalau ga mau komen tak apa tak apa ^^

About Han

My world and days. People beside me. Precious family. You. That's I loved. JYH's ♥

Posted on May 17, 2011, in fanfic and tagged , , , . Bookmark the permalink. 15 Comments.

  1. Diyuntaechan

    kyaaa~ daragon! >.< eh, ada top-bom nyempil juga ^^
    jiah, cl mah, masa gd ditolak sii.. jangan2 si cl sukanya sama panda lagi (?) hoho
    onnie onnie.. dibikin sekuel dong *wink-wink* kan seru tuh kalo mereka jadian hoho *reader bawel*
    jiiah, si gd curcol sama dara tuh haha *ditimpuk gd*
    goood ff onnie ^^ aku sukka😉

    • iya dong daragon dong😀 iyaaa top-bom ikut nyempil ^^
      iya tau tuh cl parah mending gd nya buat aku ke ke xD
      iya jangan jangan dia suka panda? kekeke
      oke ntar kalo ada waktu aku buat sequelnya deh😀 siapa yang jadian? Daragon?
      iya tuh mentang mentang di tolak ckckc
      makasi banyak🙂

  2. unnie..mianhae unnie..baru bisa ku comment sekarang..gapapa ya?

    ehehe…
    keren unn ff nya..pegen tau gimana cara CL nolak GD..

    (aku tau, unnie bikin cl nolak gd krn gd itu udah punyanya unnie kan?)

    #JEDEEERR!!

  3. Dictavip (Sekar Arum)

    Anyeoooonnggg, onni! >o<
    wah, lama gak ke blog onn. . . . Kangen beraaaaat! Hehehe. . . . Ff x Daebak! Dicta suka banget crita x!
    Gak ikt lomba d FFL nih? ? ? Hadiah x lumayan loooh!

    • annyeong Dicta >.<
      aku juga kangenn kamu kamu mah ah ngilang masa T.T ga di sini ga di FFL tetep ga ada -_-
      wa bener kah? makasi😀 aku seneng Dicta suka😀
      ffmu aku tunggu lanjutannya mana? *nagih nagih
      aku ikut ko Dicta~ udah ada ide nihh semoga aku beruntung dan menang yah😀😀

  4. Eonnie,maaf ya aku jarang buka, aku abis try out di tempat les,hehe
    Dara kasian juga ya._. Iya nih kenapa chaerin menolak jiyong:/ padahal jiyong kan the best (?) *promotion*
    Haha._.
    Iya eonnie akunya juga minta sequelnya >< secepatnya ya ,haha

    • iya gapapa ko yang penting sekarang udah buka😀
      wah fighting buat try out nya🙂
      kekeke tau tuh yah aku mah jadi Chaerin langsung terima Jiyong keke xD
      oke tunggu ya😀

  5. apa ni bakal ada sekuelnya ?

  6. aaaaaa. sediihhh, kenapa GD suka sma CL ? kan kasihan tu si Dara…
    but, i like it🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: