Blog Archives

My Opinion (Vers. 2)

Suara terbagus (yeoja)

10. Jea BEG

9.  Read the rest of this entry

(Teaser) Faithfulness

helo aku kembali ngepost ^o^ walau kali ini teaser aja tak apa ya?  aku memunculkan kembali Taesu couple keke ada yang suka? makasi untuk yang suka 😀

untuk saat ini, karena masih teaser, jadi masih belum nentu akan siapa aja cast nya selain Taeyeon dan Junsu. dan genre dll aku juga masih ga tau. aku juga ga berniat buat part 1 nya kalau pada ga comment keke

tapi yang ga mau comment yah gapapa tandanya ga mau fic ini berlanjut :p

Faithfulness

Gadis itu kembali mengedarkan pandangannya. Sekali, dua kali, tiga kali, bahkan puluhan kali. Setiap sebuah gemeresik suara di tangkap oleh pendengarannya, selalu –hingga lelah, gadis itu menoleh dan setelah menangkap apa yang di lihatnya, dia kembali mendengus. Karena apa yang di lihatnya, bukan apa yang dia tunggu sekitar dari 2 jam sebelumnya. Seseorang yang di tunggunya, tak kunjung datang.

Suara gelegar petir mengagetkannya sesaat, hingga dia menatap langit yang tak bersahabat, dan kembali mendengus. Dengusan yang kini lebih panjang dari sebelumnya.

Read the rest of this entry

(fanfic) sequel of ‘I’ll Miss You’: Saranghae Junsu oppa

halo halo ^^ ini sekuel dari ff Special Taeyeon Birthday: I’ll Miss You

okeh jangan jadi silent reader ya ^^ gomawo~

SARANGHAE JUNSU OPPA

Author: Rim

Cast:

– Kim Taeyeon

– Junsu

Length: Sequel

Genre: romantic, happiness, and little sadness

A/N: don’t read if you not like this pairing. I just want wrote what I want write. And if you already read please write a comment. Please appreciate author with a comment and maybe like. Don’t BASHING!!!! I hope you’ll enjoy with my fic. Last word, thanks and SARANGHAE active reader ^^

Read the rest of this entry

(fanfic) Special Taeyeon’s Birthday: I’ll Miss You

okeh aku tau ini telat banget. sebenarnya ini ff udah ada tanggal 9 lalu. tapi karena modem baal jadi sekaranglah aku ngepost nya.

maaf banget kalau cerita ini agak membosankan karena aku buatnya panjang banget nihhh.

dan yang udah bacaa, aku harap sih mau meninggalkan komen. komen dalam bentuk apapun aku terima kok asal ga nge bashing.

oke happy reading ^^

 

 

 

Ini berlangsung semenjak orang tuaku memutuskan untuk meninggalkanku sendirian di Seoul, dan mereka pergi ke Tokyo untuk bertahun tahun. Sebenarnya, aku bisa saja ikut ke Tokyo, hanya saja, aku sudah memilih universitas di sini. Biaya untuk masuk ke universitas juga lumayan, tidak mungkin aku pergi begitu saja ke Tokyo sedangkan Appa sudah membayar universitas ini dengan susah payah.

Aku tinggal di sebuah apartement, bersama seorang tetangga ku dulu. Seorang laki laki. Yah mungkin terdengar menjijikkan, tapi ini permintaan Appa agar dia menjagaku saat aku sendirian di Seoul. Dan lagi, aku dan dia tidur di kamar yang berbeda.

Junsu, dia adalah seorang laki laki yang tinggal bersamaku. Umurnya  lebih tua dari pada aku, sehingga aku hanya menganggapnya seorang kakak. Tapi, terpaut hidup 2 tahun dengannya di apartement yang sama, membuatku jadi mengetahui sisi di dalam dirinya lebih jauh. Dan lagi, hal itu membuatku merasakan perasan yang lebih besar daripada ke seorang kakak.

Read the rest of this entry

(fanfic) Bloody Birthday

Author: Han Yoorim

Cast:

–          Choi Sooyoung

–          Goo Hara

–          Kim Taeyeon

Genre: Horror, Tragedy, Angst, etc

 

Tik tik tik tik klik

Gadis itu masih berkutat di depan layar laptopnya, tangannya sibuk mengetik sesuatu yang penting dan mesti di sampaikan saat itu juga. Tak peduli seberapa lama dia berkutat di depan layar laptop dan tak peduli waktu telah habis di makannya hanya untuk melakukan itu, gadis itu tetap memainkan jemarinya di mesin itu.

Alunan musik piano menemaninya sepanjang malam itu. Entah alunan piano yang berasal dari mana, iapun tak tau. Hanya satu hal yang dia tau, setiap mendengar alunan musik piano itu gadis itu langsung bergidik ngeri. Dan seolah bulu kuduknya berdiri mengikuti irama alunan musik piano itu.

Tap tap tap tap

Dan untuk kesekian malam Kamis, di apartement baru nya ini, gadis itu mendengar langkah kaki yang terdengar makin lama makin menghampirinya. Tapi setiap dia melihat sudut ruangan untuk memeriksanya, tak ada siapapun disana.

Read the rest of this entry